Sabtu, 24 September 2011

Karena aku percaya bahwa Esok Kan Masih Ada

saya tidak tahu harus mulai dari mana...


baiklah, mari kita mulai dari apa yang saya percaya...

saya percaya, dalam menjalin suatu hubungan sebelum pernikahan (baca:pacaran) akan sangat banyak sekali warnawarni yang dilihat...awalnya mungkin memang pink, tapi semakin lama, merah, abuabu bahkan hitam akan ikutan gabung...itulah kenapa dalam menjalin sebuah hubungan sebelum pernikahan, butuh komitmen.komitmen biar hubungan itu tetep mayoritas pink.

saya percaya, tidak ada orang yang dilahirkan sama persis, plek...bahkan twin sekalipun...suka ga suka, antara dua orang manusia pasti akan ada perbedaan pendapat...ga heran kalo diantara dua orang makhluk Tuhan, apalagi beda jenis kelamin, butuh pengertian

saya percaya, manusia ga ada yang sempurna. jauh malah dari kata itu. mereka terlahir tanpa apa apa. jadi semakin dia tumbuh, semakin pula dia pengen memiliki lebih. lebih lebih memiliki pacarnya dengan membuat aturan ini itu. saya percaya itu.

saya percaya, cinta itu ajaib. seorang perempuan yang awalnya ga mau diatur sama sekali, bisa jadi nurut sama orang yang udah dia cintai sepenuh hati sampesampe dia bisa kasih semua yang diminta. yang ini jelas salah, tapi suka ga suka, emang kebanyakan gitu ceritanya.

saya percaya pada harapan. harapan agar seseorang yang saya cintai bisa jadi seperti apa yang saya inginkan. tentu saja dengan menjadi seperti apa yang orang saya cintai inginkan juga. saya tidak seegois itu, tenang saja

tapi ketika sudah terlalu rapuh komitmen ini, terlalu tipis pengertian satu sama lain, terlalu mengekang peraturan yang dibuat, dan terlalu habis keajaiban cinta, harapan apalagi yang saya punya??

sakit?iya, pasti...tapi life must go on better 
jadi cukuplah sakit hari ini, karena bahkan tidak sampai esok hari sudah ada banyak mimpi yang harus diperjuangkan...

akhirnya,
saya percaya Allah tidak tidur, tidak pernah tidur...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar